Definisi Zat Padat Cair dan Gas beserta Perubahan Zat dan Contohnya

hadaidaindonesia.co.id – Berlawanan dengan istilah zat atau bahan dalam kimia, kami akan menjelaskan zat dalam fisika dalam diskusi ini; Memahami zat padat, cairan dan gas, perubahan bentuk zat, ditambah dengan contoh zat padat, cairan dan gas.

Definisi padatan

Padatan adalah zat atau benda berbentuk padat dan volume. Misalnya; Belerang, balok kayu, batu, ubin, batang besi, dinding dan lainnya.
Definisi cairan

Zat cair adalah zat atau benda dengan volume tetap, tetapi bentuknya berubah sesuai dengan posisi (wadah). Misalnya; Bensin dalam botol, teh dalam gelas, air minum dalam ketel, sirum dalam gelas dan lainnya.
Memahami zat gas

Zat gas adalah zat atau benda dengan volume dan bentuk yang berubah tergantung pada lokasi (wadah). Misalnya; Balon, ban sepeda dan motor, gelas kosong, botol kosong, dll.
Perubahan dalam bentuk zat.

Perubahan dalam bentuk suatu zat adalah perubahan dalam fisika. Zat yang berubah secara fisik dapat ditelusuri kembali ke asalnya. Ini membedakannya dari perubahan kimia.

Yang kami maksud dengan perubahan kimia adalah perubahan yang menciptakan zat baru dan tidak dapat dilacak kembali ke zat sebelumnya.

Perubahan fisik adalah perubahan yang tidak menghasilkan zat baru dan dapat ditelusuri kembali ke zat sebelumnya.
Memahami zat padat, cairan dan gas dengan modifikasi zat dan contoh
Gambar: berubah dalam bentuk suatu zat

Dalam fisika, perubahan zat adalah sebagai berikut!

1. Fusion, atau modifikasi bentuk zat dari padat menjadi cair. Misalnya; Lelehkan es, nyalakan lilin.

2. Beku, yang merupakan perubahan dalam bentuk zat dari cair menjadi padat. Misalnya; es beku.

3. kondensasi, d. H. Perubahan dalam bentuk zat dari gas menjadi cair. Misalnya; Tau.

4. Menguap, atau mengubah bentuk zat dari cair menjadi gas. Misalnya; Uap.

5. sublimasi, yaitu perubahan bentuk zat dari padat menjadi gas. Misalnya; Ngengat sudah lama menghilang.

6. kristalisasi (pengendapan), d. H. Perubahan dalam bentuk zat dari gas menjadi padat. Misalnya; Kristal.

Di bumi ini ada banyak bahan dari berbagai bentuk atau bentuk, ada yang padat, ada yang cair dan ada yang berbentuk gas. Di bawah ini adalah deskripsi arti padatan, cairan dan gas. Akhirnya, dengan deskripsi ini, kosakata intuisi dan pengetahuan yang berbunyi dapat diperluas.
konten yang disponsori
MGID
Penghancur lemak yang kuat dengan penurunan berat badan 30 kg hanya dalam 2 minggu
asiabeauty

Materi padat adalah keadaan materi di mana volume dan bentuk dipertahankan. Dalam benda padat, atom / molekul dekat satu sama lain atau “keras”, tetapi tidak mencegah benda padat berubah atau dikompresi. Dalam fase padat, atom memiliki tatanan spasial, karena semua benda memiliki energi kinetik, atom-atom dalam benda padat paling sedikit bergerak, tetapi gerakan ini tidak terlihat.

Suatu cairan adalah cairan yang volumenya mengikuti bentuk wadah. Cairan adalah jenis cairan. Cairan adalah zat yang mengalir.

Gas adalah gas adalah fase materi. Seperti halnya cairan, gas dapat mengalir dan berubah bentuk. Namun, tidak seperti cairan, gas tanpa hambatan tidak mengisi volume yang telah ditentukan, tetapi memperluas dan mengisi ruang di mana mereka berada. Energi kinetik dalam gas adalah bentuk zat terbesar kedua (setelah plasma). Karena penambahan energi kinetik, atom gas dan molekul sering bertabrakan, terutama ketika energi kinetik ini meningkat.

fitur
padat:
Daya tariknya sangat kuat
– Perjanjian sudah dekat
– terletak bersebelahan
– tidak bisa bergerak dengan bebas
zat cair
– Daya tariknya tidak begitu kuat
– pengaturan tidak teratur
– Lokasi agak buruk
– Bergerak bebas untuk memindahkan tempat
zat gas
sangat sedikit daya tarik
– Tata letaknya sangat tidak teratur
– sangat jauh
– Bergerak sangat bebas
misalnya
padat
Besi, es, lilin, emas, plastik
zat cair
Air, merkuri, bensin, minyak goreng
zat gas
Oksigen, helium, hidrogen, uap air

Berbagai zat:

a) partikel padat

Padatan tersusun dari partikel reguler dan memiliki jarak antar partikel yang sangat sempit. Daya tarik antara partikel padat sangat kuat. Akibatnya, partikel tidak bisa bergerak bebas untuk memindahkan tempat. Keadaan ini menyebabkan zat padat mempertahankan bentuk dan volumenya, sehingga zat padat selalu memiliki bentuk padat dan volume padat.

b) partikel cair

Berlawanan dengan zat padat, zat cair memiliki susunan partikel yang kurang teratur dan kurang padat daripada partikel dalam zat padat. Ini menyebabkan partikel bergerak bebas untuk memindahkan tempat. Namun, komponen cair tidak dapat dipisahkan dari grup. Situasi ini berarti bahwa volume zat cair tetap konstan, walaupun bentuknya berubah tergantung pada posisinya.

c) partikel gas

Dengan zat gas, jarak antar partikel sangat jauh, sehingga tarikan antar partikel sangat rendah. Partikel-partikel ini bergerak sangat bebas dan cepat dalam wadahnya. Konsekuensinya, zat gas tidak dapat mempertahankan bentuk dan volume, sehingga bentuk dan volume zat gas selalu berubah mengikuti ruang yang ditempati.
Kohesi dan tanggung jawab

Antara partikel yang sama dan berbeda, mungkin ada gaya tarik-menarik antar partikel. Daya tarik antara partikel yang sama disebut kohesi, sedangkan daya tarik antara partikel yang sama disebut adhesi.

Pernahkah Anda mengamati permukaan merkuri dalam termometer? Permukaan merkuri pada termometer, pada pemeriksaan lebih dekat, tidak tampak datar, tetapi sedikit membungkuk pada bagian merkuri yang melekat pada kaca. Lihat gambar di bawah.

Sumber: ruang pengetahuan

Baca Artikel Lainnya:

Penyebab Tulang Belakang Patah dan Gejalanya

Penyebab Penyakit Asbestosis Gejala dan Pengobatanya