Fungsi mitokondria pada sel tumbuhan

Fungsi mitokondria pada sel tumbuhan adalah menghasilkan energi. Mitokondria pada tanaman bekerja untuk mengubah oksigen dan zat-zat manis menjadi karbon dioksida dan energi melalui proses respirasi sel. Karena fungsi ini, mitokondria juga dijuluki pembangkit tenaga listrik sel atau sel yang menghasilkan energi dalam sel.

Fungsi mitokondria

Badan Golgi atau peralatan Golgi adalah organel seluler berbentuk sel tipis yang tersusun berlapis-lapis. Bentuk tubuh golgi hampir mirip dengan bentuk retikulum endoplasma, kecuali bahwa lapisan membran hadir di kantung.
Baca juga: 5 panduan lengkap Cara mudah memilih kacamata yang nyaman digunakan dan terlihat menarik !!

Fungsi tubuh Golgi adalah sebagai alat sekresi dalam sel. Ada proses perubahan dari enzim tidak aktif menjadi enzim aktif. Selanjutnya, tubuh Golgi juga berfungsi sebagai area penyimpanan sekunder untuk protein dan zat lain yang berasal dari retikulum endoplasma.

Kloroplas adalah organel seluler yang hanya ditemukan dalam sel tanaman. Kloroplas berbentuk oval dan hijau. Mungkin bentuknya mirip kacang panjang. Tetapi ada juga kloroplas yang rata atau bulat seperti telur.

Seperti mitokondria, kloroplas juga memiliki dua membran, yang eksternal dan yang internal. Di dalam membran bagian dalam ada stroma dan tilacoid. Stroma adalah cairan yang mengisi rongga di dalam chloroplast dan thylacoid terdiri dari kantong-kantong kecil yang ditumpuk secara vertikal di dalam chloroplast.

6. vakuola (rongga sel)
sel tumbhan dan fungsinya: vakuola

Vakuola atau rongga sel adalah organel terbesar yang dapat ditemukan dalam sel tanaman. Vakuola memiliki bentuk karung di mana ada cairan yang mengandung senyawa organik dan anorganik. Vakuola memiliki lapisan membran yang disebut tonoplast.

Fungsi vakuola adalah seperti tempat untuk menyimpan zat makanan seperti protein dan gula. Ini juga mengandung daun, buah dan pigmen daun. Selain itu, vakuola juga berfungsi untuk mengatur tekanan dalam sel, menstabilkan tingkat nilai PH dan mengisolasi sisa metabolisme sel dari zat tersebut.
7. Mikrotubulus
sel tumbuhan dan fungsinya: mikrotubulus

Mikrotubulus adalah organel berbentuk sel yang panjang dan tidak bercabang. Organel seluler ini mengandung molekul protein yang disusun secara melingkar seperti pegas sehingga memiliki bentuk tabung berlubang panjang. Organel ini memiliki sifat yang kaku sehingga bentuknya tidak berubah.

Fungsi mikrotubulus adalah sarana untuk mengangkut zat, menjaga tekanan dalam sel dan membantu mereplikasi kromosom.
8. Mikrofilamen
sel tumbuhan dan fungsinya: mikrofilamen

Mikrofilamen adalah organel seluler yang dimasukkan sebagai sitoskeleton padat panjang. Organel seluler ini terdiri dari kabel yang terbuat dari kumpulan protein dan molekul aktin. Mikrofilamen biasanya ditemukan di dekat membran sel.

Fungsi mikrofilamen seperti kerangka yang mempertahankan bentuk sel sehingga tidak berubah.
9. Peroksisom (Tubuh Mikro)
sel-sel tumbuhan dan fungsinya: peroksisom

Peroksisom adalah organel sel kecil yang ditutupi oleh membran tunggal. Peroksisom biasanya berinteraksi dengan retikulum endoplasma dan mengandung sejumlah enzim. Setidaknya ada 40 enzim yang ditutupi oleh membran lipid ganda (lemak).

Fungsi peroksisom adalah untuk menguraikan hidrogen peroksida melalui proses fotorespirasi. Peroksisom juga berfungsi mengubah racun menjadi air dan oksigen serta mengubah asam lemak menjadi gula.
Inklusi sitoplasma

Inklusi sitoplasma adalah zat kecil yang ada di sitoplasma. Zat inklusi tidak larut dalam sitoplasma. Ada banyak inklusi seperti kalsium okslata dan silikon dioksida dalam sel tanaman. Selain butiran. Inkulis juga bisa dalam bentuk butiran lipid yang terdiri dari campuran lemak dan protein.

Fungsi zat inklusi bervariasi sesuai dengan jenis dan karakteristik zat tersebut. Sebagai contoh, granul bertindak sebagai area penyimpanan untuk pati, glikogen dan polihidroksibutirat. Sementara butiran lemak berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan untuk sel-sel tumbuhan.