Perkembangan Sensorik Anak Usia 2-5 Tahun

Kemampuan sensorik balita merupakan salah satu keterampilan tumbuh kembang anak yang harus diperoleh dan diasah sebagai bekal untuk masa dewasa nanti. Kemampuan ini kerap menjadi topik pembicaraan banyak pihak karena sangat penting untuk tumbuh kembang anak. Sebenarnya, berapa jumlah sensorik dan penting untuk pertumbuhan anak? Di bawah ini adalah penjelasan rinci tentang sensorik anak.

Apa kemampuan sensorik anak?

Terapi pemecahan masalah menggambarkan sensorik merupakan proses yang menunjukkan kemampuan otak untuk menerima, menafsirkan, dan menggunakan informasi yang secara efektif ditransmisikan melalui panca indera, yaitu:

  • Pandangan
  • Pendengaran
  • tercemar
  • Rasa
  • tutul
  • gerakan

Kemampuan sensorik balita memengaruhi keterampilan bahasa, sosial, kosakata, pemecahan masalah, dan koordinasi. Jika ada masalah dengan kemampuan sensorik anak, maka keterampilan anak akan terganggu.

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah setiap anak memiliki kemampuan sensorik yang berbeda dan tidak dapat dibandingkan antara satu anak dengan anak lainnya. Membandingkan kemampuan balita dengan teman bukanlah hal yang baik karena dapat membuat anak mengalami kejang.

Nah, untuk memahami perkembangan indera seorang anak sesuai usianya, ada beberapa hal yang bisa menjadi pedoman.

Kemampuan sensorik anak 2-3 tahun

Halaman Perkembangan Anak menggambarkan kemampuan sensorik anak usia 2-3 tahun:

  • Bisa fokus selama 3 menit.
  • Duduklah sambil melihat buku anak-anak yang mereka lihat.
  • Bisa menggunakan toilet dengan instruksi dari orang lain.
  • Tunjuk dan ucapkan bagian tubuh boneka yang diminta.
  • Cocokkan bentuk objek yang sama.

Kemampuan sensorik anak 3-4 tahun

Terkadang, kemampuan kognitif seorang anak berbeda-beda pada setiap anak, tetapi biasanya anak usia 3-4 tahun dapat melakukan hal berikut:

  • Gambar yang cocok.
  • Pahami konsep dan permainan alternatif.
  • Sebutkan emosi yang ada di dalam diri Anda.
  • Anda bisa mengenakan pakaian Anda sendiri, termasuk kancing dan ritsleting.
  • Bisa mengambil sendiri tanpa bantuan orang lain dan tidak sulit.
  • Main dengan teman.

Kemampuan sensorik anak 4-5 tahun

Kemampuan sensorik balita berkaitan dengan panca indera dalam tubuh manusia. Selain itu, antara kemampuan indera dan emosi anak juga memiliki hubungan yang erat. Untuk kemampuan sensorik, anak 4 tahun, mereka telah mampu melakukan beberapa hal:

  • Menghitung 1-10.
  • Pahami bentuk (seperti lingkaran, balok, segitiga, kotak).
  • Dia sudah bisa berteman dengan anak-anak seusianya.
  • Sudah tahu dan bisa menerapkan aturan dalam permainan.